Bahas Operandi Politik Uang yang Kian Beragam, Minggar Edisi VI
|
Waikabubak, Bawaslu Sumba Barat – Dalam upaya memperdalam pemahaman dan strategi pencegahan pelanggaran pemilu, Yusti Rambu Karadji, S. Th, Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa beserta jajaran staf Bawaslu Kabupaten Sumba Barat mengikuti kegiatan MINGGAR (Mingguan Penanganan Pelanggaran) Edisi VI, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Edisi kali ini mengusung tema yang sangat krusial dalam pilar demokrasi, yakni "Politik Uang pada Pemilihan Umum"
Diskusi ini menghadirkan jajaran ahli dan praktisi dari internal Bawaslu NTT dan kabupaten tetangga, di antaranya:
- Melpi Minalria Marpaung, ST., SH., MH. (Anggota Bawaslu NTT) sebagai Pemantik.
- Aprianus P. Niron (Anggota Bawaslu Kab. Malaka) sebagai Pemateri.
- Paulus Ferianus Ivodius Bogar, S.H. sebagai Fasilitator.
Topik utama berfokus pada identifikasi modus operandi politik uang yang kian beragam, serta pemetaan celah hukum dalam penanganannya. Selain itu, ditekankan pentingnya sinergi antara pengawas di tingkat kabupaten untuk menciptakan efek jera bagi pelaku politik uang.
Komitmen Bawaslu Sumba Barat
Keikutsertaan jajaran Bawaslu Sumba Barat dalam forum mingguan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM, khususnya dalam aspek penanganan pelanggaran yang teknis dan taktis.
"Politik uang adalah musuh utama kualitas demokrasi kita. Melalui diskusi MINGGAR ini, kami di tingkat kabupaten mendapatkan perspektif baru dan penguatan regulasi untuk memastikan Pilkada maupun Pemilu di Sumba Barat berjalan bersih dan berintegritas," ujar Yusti usai kegiatan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh penanggap dari berbagai kabupaten lain seperti Bawaslu Belu, Timor Tengah Utara, dan Sikka, yang memberikan gambaran komprehensif mengenai tantangan pengawasan di wilayah NTT secara keseluruhan.
Dengan rutin mengikuti forum ilmiah seperti MINGGAR, Bawaslu Sumba Barat berharap dapat lebih siap dalam menghadapi dinamika lapangan dan memberikan edukasi politik yang lebih tajam kepada masyarakat demi menolak segala bentuk politik uang.