Lompat ke isi utama

Berita

Ayo Bangun Bersama Untuk Bergerak dan Berfungsi

o8yt

Rapat Konsolidasi Demokrasi dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Pdt. Papi B. Ndjurumana, S. Th bersana Anggota, Yusti Rambu Karadji, S. Th dan Sri Demu Alemina Br. Bangun, SE serta turut hadir Kepala Sekretariat, Benyamin U. H. K. Yewang, S. TP.,M.Si (28/04/2026).

Waikabubak, Bawaslu Sumba Barat - Pentingnya kehadiran pengawas partisipatif sebagai mata dan telinga Bawaslu dalam menjaga kejujuran di balik layar sebagai tugas sunyi yang menjaga suara rakyat tetap murni. Bawaslu Kabupaten Sumba Barat melaksanakan Rapat Konsolidasi Demokrasi dengan Alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif dan Pendidikan Pengawas Partisipatif di Kabupaten Sumba Barat diharapkan dapat bergerak dan berfungsi untuk memberikan output, dapat melahirkan inspirasi-inspirasi yang baik untuk pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan kedepannya. 

Rapat Konsolidasi Demokrasi dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Pdt. Papi B. Ndjurumana, S. Th bersana Anggota, Yusti Rambu Karadji, S. Th dan Sri Demu Alemina Br. Bangun, SE serta turut hadir Kepala Sekretariat, Benyamin U. H. K. Yewang, S. TP.,M.Si berlangsung di ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Sumba Barat (28/04/2026).

Sambutan Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Pdt, Papi B. Ndjurumana, S.Th menyampaikan terimakasih atas kesiapan dan kesediaan peserta SKPP maupun P2P sudah memberi diri secara aktif dalam program unggulan Bawaslu dalam melahirkan pengawas partisipatif yang handal sebagai pathner kerja Bawaslu terkhusus di Kabupaten Sumba Barat.

"Keterlibatan masyarakat dalam program Pengawas Partisipatif diharapkan dapat melahirkan inspirasi-inspirasi yang baik untuk demokrasi yang lebih berkualitas, juga merupakan modal awal untuk menjadi penyelenggara pemilu, karena sudah dibekali dengan ilmu-ilmu kepemiluan", Ujar Papi.

Yusti Rambu Karadji, S. Th menekankan outcome yang dapat diberikan oleh alumni SKPP dan P2P pasca selesainya proses pembelajaran SKPP dan P2P, agar tidak hanya sebagai intitusional formalistic.

ghjkl;

"Program SKPP dan P2P merupakan program yang diapresiasi oleh pemerintah, karena memberikan edukasi kepemiluan kepada masyarakat secara luas, namun juga terdapat ketidaksesuain design program dengan realitas lokal  yang menjadi tantangan dalam berhadapan dengan patron-patron/elit politik lokal karena kita berada diruang yang kental dengan budaya sehingga kita sangat susah dalam menunjukkan integritas kita, namun dengan penuh harapan dari melalui penguatan kapasitas dapat menjembatani kepentingan edukasi politik kepada masyarakat untuk membangun kesadaran politik" Tegas Yusti

Sri Demu Alemina Br. Bangun, SE  pengampuh Divisi HPPH Bawaslu Kabupaten Sumba Barat dalam membawakan materi berharap komunitas ini dapat bertumbuh dan berbuah dalam bahasa pengawasan yaitu berfungsi dan bergerak, komunitas sosial yang akan bergerak membangun dan merawat demokrasi di Kabupaten Sumba Barat.

j

"Ketika kita sadar ada sesuatu yang abnormal dalam kehidupan dalam demokrasi, maka kitalah sebagai pengawas partisipatif yang mendeteksi secara dini dengan melakukan pencegahan, karena program ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk memperkecil ruang kecurangan yang tejadi dalam setiap pesta demokrasi" ucap Sri.

Rapat konsolidasi demokrasi membuka ruang diskusi secara luas kepada seluruh alumni SKPP dan P2P agar memberikan masukan kritis terhadap program pengawas partisipatif untuk melahirkan renca tindaklanjut yang akan dilaksanakan ke depannya.