Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi, Bangkitkan Imunitas Pemilu Sejak Dini di SMA Negeri 1 Waikabubak

hhhhh

Anggota Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Sri Demu Alemina Br. Bangun, SE, didampingi oleh Kepala Sekretariat, Benyamin U. H. K. Yewang, S.TP., M.Si. melakukan konsolidasi demokrasi dengan SMA N 1 Waikabubak (12/05/2026)

Waikabubak, Bawaslu Sumba Barat - Upaya masif dalam membangun pondasi demokrasi yang kuat di kalangan generasi muda terus digalakkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat. Kali ini, gerakan Konsolidasi Demokrasi merambah ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Waikabubak pada Selasa (12/05/2026).

Anggota Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Sri Demu Alemina Br. Bangun, SE, didampingi oleh Kepala Sekretariat, Benyamin U. H. K. Yewang, S.TP., M.Si. dalam konsolidasi demokrasi menegaskan betapa pentingnya peran institusi pendidikan dalam mata rantai pengawasan pemilu yang partisipatif.

"Pendidikan politik bukan hanya tugas penyelenggara pemilu, tetapi tanggung jawab kita bersama. Melalui konsolidasi ini, kami ingin memastikan bahwa generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor yang cerdas dan kritis dalam mengawal demokrasi," ujar Sri Demu Alemina di sela-sela diskusi.

Langkah strategis ini merupakan upaya membangun komitmen jangka panjang Bawaslu Sumba Barat bersama SMA N 1 Waikabubak dalam menanamkan nilai-nilai politik yang sehat, berintegritas, dan bebas dari pelanggaran kepada para pelajar, khususnya mereka yang merupakan pemilih pemula.

Pertemuan yang berlangsung interaktif ini memfokuskan pada komitmen bersama antara pihak sekolah dan pengawas pemilu. Bawaslu berharap, SMAN 1 Waikabubak dapat menjadi pionir dalam mengawal proses pendidikan politik yang berkelanjutan dan lahirnya generasi baru pemilih yang cerdas, yang akan membawa iklim politik Sumba Barat ke arah yang lebih bersih dan demokratis di masa depan.

gh