Bawaslu RI Gelar Kick Off P2P, Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat
|
Waikabubak, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI secara resmi menggelar kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) pada Selasa (12/05/2026). Langkah ini menjadi momentum awal dalam memperkuat kolaborasi dan mendorong kreativitas pengawasan berbasis masyarakat di seluruh penjuru Indonesia, demi mewujudkan Pemilu 2029 yang bersih, jujur, dan bermartabat.
Mengingat pentingnya jangkauan program ini, seluruh rangkaian acara disiarkan secara langsung melalui aplikasi Zoom Meeting dan kanal YouTube resmi Bawaslu RI, sehingga dapat diakses oleh jajaran pengawas pemilu dan masyarakat umum dari Sabang sampai Merauke.
Program P2P ini dirancang bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai mesin penggerak agar masyarakat aktif terlibat dalam mengawal setiap tahapan pesta demokrasi. Melalui pendidikan ini, Bawaslu berkomitmen membangun ekosistem pengawasan yang kreatif, adaptif, dan berfungsi optimal dalam mengidentifikasi sekaligus mencegah potensi pelanggaran pemilu sejak dini.
Anggota Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Sri Demu Alemina Br. Bangun, SE., turut hadir dan mengikuti kegiatan kick off tersebut secara daring. Bertempat di ruang kerja Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Pengawasan Partisipatif, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Sri Demu menyimak dengan saksama arah kebijakan pusat terkait strategi pengawasan ke depan dalam kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P).
Dengan dimulainya Kick Off P2P 2026 ini, Bawaslu berharap akan menjadi momentum awal penguatan kolaborasi serta kreativitas dalam pengawasan partisipatif di seluruh Indonesia agar berfungsi dan bergerak untuk pemilu 2029 yang bermartabat.