Kenali Masalah Pemilu, Generasi Muda Kawal Demokrasi
|
WAIKABUBAK – Demokrasi yang kuat lahir dari pemilih yang peka dan paham akan masalahnya. Berangkat dari semangat tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat membekali generasi muda di SMAS Katolik Sint Pieter Waikabubak melalui program "Bawaslu Mengajar" agar para pelajar tidak bersikap apatis terhadap proses politik di daerahnya pada Rabu (05/08/2026).
Hadir membawakan materi langsung di kelas XIID, Anggota Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Yusti Rambu Karadji, S.Th., menekankan bahwa keterlibatan aktif anak muda dalam memahami aturan dan berani menolak pelanggaran merupakan kunci utama agar pengawasan partisipatif dapat berjalan secara optimal.
"Ruang edukasi interaktif menaruh harapan kepada para pelajar sebagai pemilih pemula agar tidak hanya paham akan hak pilihnya, tetapi juga peka terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat mencederai proses demokrasi," tegas Yusti Rambu Karadji di hadapan para siswa.
Suasana pembelajaran di kelas XIID SMAS Katolik Sint Pieter berlangsung interaktif. Bawaslu Sumba Barat mengajak para pelajar untuk melihat pengawasan pemilu bukan sebagai hal yang rumit, melainkan sebagai tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas kepemimpinan dan masa depan daerah.
Melalui kegiatan edukasi ini, Bawaslu Kabupaten Sumba Barat berharap pemilih pemula di SMAS Katolik Sint Pieter dapat menjadi agen perubahan yang kritis, berani menepis praktik-praktik kecurangan, serta aktif mengawal jalannya demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.